Misalnya:
-webkit-box-shadow: 0 0 5px black;
akan membuat efek bayangan di sekitar target. Tetapi, apa bedanya sama:
box-shadow: 0 0 5px black;
Apa bedanya? Kayanya sama aja tuh. Beda. Coba buka di Firefox (4 ke atas) dan di Chrome. Di chrome berjalan mulus untuk kode paling atas. Tapi di firefox hanya berjalan kode yang bawah. Kenapa bisa begini?
karena -n-m (dengan n adalah nama browser/engine dan m adalah nama atribut) sebenarnya adalah atribut css eksperimental yang belum secara resmi didukung oleh W3C. Dan ini browser specific. Sebut saja CSS transformation. Atribut ini membolehkan kita untuk menampilkan objek dengan styling yang aneh sedikit. Misalnya skew, rotate, scale. Secara resmi, ini belum didukung penuh oleh W3C (masih eksperimental/dalam draft). Maka dari itu harus memakai atribut -moz-transition dan/atau -webkit-transition.
Tertarik memakai fitur eksperimental ini? Coba lihat-lihat tentang CSS3 (lihat bagian CSSnya, abaikan html). Perhatikan bahwa di sana banyak atribut CSS dengan awal -webkit- yang menunjukkan bahwa hingga saat ini atribut tersebut hanya didukung oleh webkit (engine yang digunakan Chrome sebagai renderernya)
0 komentar:
Poskan Komentar
Silahkan memberikan komentar pada artikel ini. Dimohon untuk tidak mengirim komentar yang: anarkis, mengandung kata-kata kasar atau kotor, atau yang dapat menciptakan flame war