Selasa, Agustus 30, 2011

UI Web Terbaik, For Sure?

For sure, UI Web terbaik?

Wallahualam, mereka melansir berita dari data Webometrics yang jelas-jelas dipertanyakan kebenaran datanya. Baiklah, kita tidak membahas tentang bagaimana Webometrics me-meringkat-i web-web universitas. Tetapi, bolehlah kita bermain-main sedikit tentang..

tidak tentang desain, tetapi di sini kita coba mengambil kesimpulan dari sudut pandang yang berbeda (dan mungkin ngaco).

Jreng, bandingkan dulu web ITB dan UI. Di sini Saya hanya mengambil skrinsyut mereka. Sebagai perbandingan, tidak ada yang salah Anda juga melihat web whitehouse.gov, its.ac.id, dan ugm.ac.id (yap, website Whitehouse itu sebagai benchmark).




Sejatinya, penilaian darimana suatu web itu bagus itu sangat sederhana. Anda pergi ke web tersebut, dan coba cari informasi yang Anda butuhkan. Anda pasti akan mengabaikan kotak search-nya (tenang saja, Saya juga). Jadi berpatokanlah hanya pada navigasi dan menu yang ada. Jika Anda kesulitan mencari yang ingin Anda temukan, berarti web itu tidak terlalu baik. Sederhana? Iya. Karena web berguna untuk menyebarkan informasi yang sulit disampaikan via telepon (meski kenyataannya lebih jauh dari ini).

Saya mendapati kesulitan tentang pencarian data untuk kasus: bagaimana penerimaan mahasiswa di kedua instansi tersebut. Tidak akan ada masalah jika pada awalnya Anda mengetahui ada subdomain penerimaan.ui.ac.id dan usm.itb.ac.id . Tetapi, kan kita berasumsi tidak tahu apa-apa?

Membandingkan keduanya dengan acuan kita, web whitehouse, ceritanya akan berbeda:


.. navigasinya praktis, interaktif, dan memberikan informasi yang kita butuhkan dengan cepat. Misalnya, Anda butuh informasi tentang kontak anggota senat, yap, Anda mengetahui kan harus mengklik apa?

Tetapi, dua web instansi tersebut, UI dan ITB, overall sudah cukup baik untuk me-spread informasi.

Hm.. Miris sekali, banyak web yang tidak ter-desain dengan baik di Indonesia, bahkan untuk web DPR itu sendiri.

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan memberikan komentar pada artikel ini. Dimohon untuk tidak mengirim komentar yang: anarkis, mengandung kata-kata kasar atau kotor, atau yang dapat menciptakan flame war